-->
â�¢ Valkyrie: Redefining the Art of Low-Riding  Ã¢�¢ Fiat 124 Rondine & 125 GTZ: Forgotten Italian Design Legends  Ã¢�¢ Gebhardt Motorsport: Racing Innovation Redefined  Ã¢�¢ Vauxhall VX220 Reinvented: The V8-Powered Caral VX S Sport  Ã¢�¢ Luigi Colani’s Unique Take on the AC 428 Convertible  Ã¢�¢ Matra's Legendary Journey to Le Mans Glory  Ã¢�¢ White Motorcycle Concepts & Pininfarina Unveil Aerodynamic Hybrid Bike Design  Ã¢�¢ Darryl Starbird's Electra: Transformed into X-Cel and Lost Forever  Ã¢�¢ GM Futurliners: The Iconic Vehicles That Brought the Future to America  Ã¢�¢ America’s Smallest Electric Truck: Telo MT1 Redefines Compact Power  Ã¢�¢ FNM 2000 Onça: Brazil’s Rare Answer to the Ford Mustang  Ã¢�¢ Yamaha FFE 350: Revolutionary Forkless Custom Motorcycle  Ã¢�¢ All-New Bertone Runabout: Modern Revival of a Classic Icon  Ã¢�¢ 1937 Lewis Airomobile: The Futuristic Three-Wheeler That Never Took Off  Ã¢�¢ Small Cars, Big Impact: The Legendary Fiat Abarth OT 'Periscopio'  Ã¢�¢ Phoenix Trike Roadster: Bold Design Meets Power on Three Wheels  Ã¢�¢ Rossellini by Castagna: A Masterpiece of Italian Coachbuilding  Ã¢�¢ Power and Prestige: Aston Martin V8 Vantage Le Mans  Ã¢�¢ Pontiac Sunfire Concept: The Ambitious Car That Never Was  Ã¢�¢ Preserving the Legacy of the King Cobra  
Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu
Thursday, April 03, 2025

Tuesday, June 14, 2011

Menguak Misteri "Maut Hitam"

ALEXANDRE YERSIN (1863-1943)
Pertengahan abad ke-14, wabah besar yang dikenal dengan maut hitam atau wabah hitam menggulung Eropa. Wabah sampar ini merenggut nyawa sepertiga hingga dua pertiga populasi Eropa dan berdampak serius pada struktur sosial Eropa. Orang Eropa kala itu masih percaya pada takhayul dan desas-desus. Desas-desus yang terhebat adalah bahwa Maut Hitam dikarenakan tangan kotor orang Yahudi. Satu cerita mengatakan, para agen Yahudi menyebar ke seluruh Eropa dengan membawa racun yang diramu dari daging kadal dan jantung orang-orang Kristen. Racun ini kemudian diteteskan ke dalam sumur dan mata air, dan wabah pun terjadi. Pada masa selanjutnya terjadi perdebatan mengenai apa sebenarnya penyebab Maut Hitam. Namun, baru pada Oktober 2010, satu tim peneliti internasional memastikan bahwa penyebab Maut Hitam adalah bakteri Yersinia pestis. Awalnya bakteri ini bernama Pasteurellapestis, tetapi untuk menghormati penemunya yang bernama Alexandre Emile Jean Yersin bakteri ini kemudian diberi nama Yersinia pestis. Yersin adalah seorang ahli bakteri dan dokter berdarah Prancis yang lahir di Vaud, Swiss, pada 1863. Yersin memperoleh pendidikan di Swiss, Jerman, dan Prancis. Pada 1886, ia bekerja di Laboratorium Louis Pasteur dan ikut terlibat dalam pengembangan serum antirabies. Pada 1889, Yersin bergabung dengan Institut Pasteur dan ikut membantu penemuan zat antiracun diphtheria. Di dorong keinginan untuk bertualang, pada 1890 Yersin menjadi dokter di wilayah koloni Prancis di Indocina. Pada 1894, atas permintaan pemerintah Prancis dan Institut Pasteur, Yersin pergi ke Hongkong untuk meneliti wabah yang terjadi di sana. Di sanalah, bersama seorang Jepang, Kitasato Shibasaburo. Yersin berhasil mengisolasi bakteri penyebab wabah yaitu bakteri Yersinia pestis. Setelah sempat kembali ke Paris untuk mengembangkan serum anti-wabah, pada 1895 Yersin pergi ke Nha Trang, Vietnam, untuk mendirikan cabang Institut Pasteur. Yersin juga ikut mendirikan sekolah kedokteran di Ha Noi pada 1902. Yersin ikut berkontribusi dalam industri karet Vietnam, dengan memperkenalkan pohon karet dari Brazil. Di Vietnam, Yersin juga ikut terlibat dalam pengembangan perkebunan kina yang menghasilkan obat untuk malaria. Orang Vietnam sangat menghormati Yersin dan menyebutnya Ong Nam (paman ke lima). Yersin dikenal sebagai dermawan dan humanis. Yersin meninggal di Nha Trang pada 1943. Hingga sekarang makam Yersin di Vietnam masih sering diziarahi. Bakteri Y. pestis dianggap sebagai penyebab berbagai wabah yang terjadi sepanjang sejarah manusia dan telah merenggut nyawa 200 juta jiwa. Salah satu wabah yang dipercaya dikarenakan oleh Y. pestis adalah wabah besar Maut Hitam di Eropa abad ke-14. Sempat terjadi perdebatan apakah betul Y. pestis yang menyebabkan Maut Hitam. Namun, pada Oktober 2010 setelah melakukan penelitian terhadap jasad korban wabah abad ke-14 di pekuburan di Inggris, Prancis, dan Belanda satu tim peneliti internasional memastikan bahwa Y. pestis adalah penyebab Maut Hitam dan wabah-wabah lainnya di Eropa yang terjadi dalam kurun waktu 400 tahun selanjutnya. Saat ini Y. pestis mendapat perhatian besar karena potensinya untuk digunakan dalam terorisme dan peperangan biologis.*** [AKHMAD TAUFIK|PIKIRAN RAKYAT 26052011]
Kindly Bookmark and Share it:

Comments

Loading... Logging you in...
  • Logged in as
There are no comments posted yet. Be the first one!

Post a new comment

Comments by